Beranda Politik Usai Iktihar Hadapi Kasus Pilkada, Taufan Pawe Umrah, Doanya Bikin Haru..

Usai Iktihar Hadapi Kasus Pilkada, Taufan Pawe Umrah, Doanya Bikin Haru..

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Sehari setelah gugatannya diterima oleh Mahkama Agung (MA) Republik Indonesia, HM Taufan Pawe langsung di beri kesempatan untuk berangkat menunaikan ibadah umroh. Rabu (9/5/2018).

Walikota Parepare yang tengah cuti Pilkada itu menunaikan ibadah di Tanah Suci Mekkah bersama sang Istri tercinta Erna Rasyid Taufan serta ketiga anaknya.

Seakan tidak terbebani dengan persoalan berat dinamika Pilkada yang ia hadapi, Taufan Pawe justru fokus akan niatnya berdoa demi kemaslahatan masyarakat Parepare.

Taufan Pawe juga menyampaikan pesan kepada seluruh tim perjuangannya.

“Yang saya banggakan segenap sahabat seperjuangan. Setelah kami maksimalkan ikhtiar utk kelengkapan berkas di MA, maka ijinkan saya beserta keluarga utk menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk berserah diri di hadapan ILAHI… Seraya berdoa semoga Allah SWT meridhoi perjuangan kita untuk kemaslahatan masyarakat Parepare,” tulis Taufan Pawe, melalui pesan WhatsApp miliknya.

Taufan Pawe juga mengajak masyarakat pendukungnya untuk tetap memperbanyak rasa syukur, sabar dan tetap memohon pertolongan dari Allah SWT.

“Mari kita perkuat aqidah kita dan tetap memohon kebesarannya… semoga segala harapan kita dapat terkabul adanya. Amin… salam utk semua.wss,” tambah tokoh yang dikenal tegas dan bersahaja ini.

Seperti yang diketahui, HM Taufan Pawe dan pasangannya Pangerang Rahim di Pilwakot Parepare, mendapat ujian berat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare tanpa diduga mengeluarkan keputusan kontroversi mendiskualifikasi Paslon nomor urut 1 tersebut di arena Pilkada.

Taufan Pawe dituduh melakukan pelanggaran Pilkada yang dilaporkan oleh rivalnya Paslon nomor urut 2 (FAS Asriadi).

Tidak sedikit pihak menyayangkan sikap KPU Parepare. Keputusannya itu dinilai megandung unsur subjektif melihat pokok persoalan dalam aturan Pilkada. Rasa simpati dan prihatin dari masyarakat terus mengalir terhadap Taufan Pawe dan Pangerang Rahim.

Pasca keputusan politik oleh KPU itu, Taufan Pawe lalu melakukan upaya hukum untuk mencari keadilan ke Mahkamah Agung. (haerul amran/pojoksulsel)