Beranda Sulsel KKN Tematik Sagu, UNHAS Memilih Luwu Utara

KKN Tematik Sagu, UNHAS Memilih Luwu Utara

POJOKSULSEL.com, MASAMBA – Sebanyak 60 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dari 10 Fakultas dan 23 Program Study melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di Kecamatan Malangke Barat (Malbar). KKN tematik ini terfokus pada komoditi sagu, mengingat potensi sagu di Kecamatan Malangke Barat sangat besar, dengan luas 340 hektar. Terluas di Kabupaten Luwu Utara. Mahasis KKN ini nantinya tersebar di enam desa, masing-masing desa Pengkajoang, Waelawi, Pembuniang, Cenning, Wara’ dan Pombakka.

“Saat ini di Malangke Barat telah dikembangkan sebuah produk olahan sagu di desa Pengkajoang berupa sagu kering dan telah dipasarkan di beberapa Pasar Tradisional, termasuk di Pusat-pusat UMKN di Kota Palopo dan di luar Sulawesi tentunya. Jadi tidak salah ketika mahasiswa Unhas KKN di sini,” ujar Asisten Bidang Administrasi Umum Muhammad Kasrum, saat menerima 60 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 99, Selasa (10/7) kemarin, di Aula La Galigo Kantor Bupati.

Kasrum yang hadir mewakili Bupati Luwu Utara menjelaskan kenapa Malangke Barat selalu menjadi destinasi para mahasiswa, akademisi, peneliti, dan stakeholder lainnya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan terkait komoditi sagu. Menurutnya, sagu di Luwu Utara, khususnya di Malbar, sudah dijadikan sebagai makanan pokok paling populer setelah nasi. Di Luwu Utara, ungkap Kasrum, telah disusun sebuah konsep Techno Park Sagu yang diberi nama Taman Penelitian dan Inovasi Sagu.

“Dengan potensi sagu yang begitu besar, menjadikan banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seperti mahasiswa Papua, Unanda, Jepang, Pemerhati dan Peniliti berkunjung ke Malbar, termasuk Direktur Perbenihan Perkebunan dan Rombongan dari Tim Jepang yang terdiri dari Professor Osozowa Katseya (Dosen dan Peneliti Sagu, Ehime University) serta Professor Ehere Hiroshi (Direktur dari Sagu Paim Society Najaya University Jepang) yang di bulan Maret kemarin melakukan kunjungan ke Malbar,” ungkap Kasrum.

Masih ungkap Kasrum, pada 2017 kemarin, Bupati Luwu Utara diundang Japan Internasional Coorperation Agency (JICA) ke Jepang guna membahas keseriusan pemerintah daerah dalam pengembangan kampung sagu yang ada di Kabupaten Luwu Utara.

“Dengan adanya KKN Tematik Sagu oleh mahasiswa Unhas di Malbar, maka kami berharap agar dapat membantu pemerintah daerah dan masyarakat setempat dalam melakukan pemetaan dan pengembangan budidaya sagu, termasuk penguatan Lembaga Kampung Sagu,” harapnya. (LH/HMS)