Beranda Olahraga Ramos Beberkan Suasana Ruang Ganti Real Madrid Jelang Final Liga Champions

Ramos Beberkan Suasana Ruang Ganti Real Madrid Jelang Final Liga Champions

POJOKSULSEL.com –  Kapten Real Madrid, Sergio Ramos menyebut jika kondisi internal timnya sempat tidak kondusif beberapa kali sepanjang musim ini. Hal tersebut terjadi lantaran performa buruk Los Blancos di kompetisi lokal.

Di Liga Spanyol, Real Madrid hanya mampu finis di peringkat ketiga. Sementara itu, di Copa Del Rey, Los Blancos tersingkir di babak perempat final oleh Leganes.

Raksasa La Liga Spanyol itu akan bertemu Liverpool dalam laga final turnamen musim ini di Kiev, Minggu (27/5) yang merupakan partai puncak ketiga secara beruntun di bawah arahan Zinedine Zidane.

Sergio Ramos bersyukur atmosfer ruang ganti Los Blancos semakin positif dan itu menjadi salah satu kunci sukses. Bek berusia 32 tahun memuji Zidane yang mampu menciptakan suasana positif di ruang ganti.

“Sekarang ada atmosfer yang sangat bagus, kami bersatu dan itu merupakan salah satu kunci sukses tim. Tidak ada lagi ego masing-masing,” kata Ramos.

Real Madrid merupakan satu-satunya tim yang mampu juara beruntun di era modern dan sudah mengoleksi total delapan trofi sejai Zidane menangani tim pada Januari 2016

Ramos sekarang bersiap menatap final keempatnya dalam lima tahun terakhir, sebuah pencapaian yang kontras dengan apa yang dialami dalam lima tahun awal kariernya yang sempat gagal melaju lebih dari fase 16 besar.

“Sebuah hak istimewa dan hadiah untuk bisa kembali dan bermain di final lainnya, dan juga ada kemungkinan untuk memenangkan trofi lagi, itu sangat penting bagi kami,” ujar Ramos.

“Sepertinya kami diberi hadiah lain, tapi kenyataannya sangat sulit untuk sampai di sini. Kami telah membuat kesulitan menjadi mudah dan tampaknya kami akan pergi ke final Liga Champions setiap tahun, tapi itu bukan kasusnya.”

“Sangat sulit untuk melakukan apa yang kami lakukan dan saya pikir kami adalah tim antik. Saya menghabiskan banyak tahun di Real Madrid dan ada beberapa musim yang bahkan kami tak berbicara banyak di Eropa.”

“Juga penting untuk memiliki stabilitas yang ada di klub ini. Ketika saya datang, ada banyak perubahan dalam struktur pelatih dan presiden. Ruang ganti sempat terpecah dan itu tak pernah bagus.”

(is/pojoksulsel)