Beranda Politik Meski Pendatang Baru, Andi Sudirman Juga Berpotensi Kuasai Bone Dibandingkan NH

Meski Pendatang Baru, Andi Sudirman Juga Berpotensi Kuasai Bone Dibandingkan NH

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sebagai daerah dengan Jumlah Daftar Pemilih Tetap DPT kedua terbesar di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di Sulawesi Selatan.

Kabupaten Bone merupakan salah satu daerah yang paling basah untuk pertarungan perebutan pemilih di Pilgub Sulsel 2018. Sebab di urutan kedua DPT terbanyak setelah Kota Makassar, Kabupaten Bone mencatat jumlah DPT nya sebanyak 532.287.

Dari sederet figur yang bertarung di Pilgub Sulsel, pojoksulsel.com, mencatat, hanya ada dua figur yang mempunyai kans besar menguasai suara pemilih di daerah La Tenri Tatta Arung Palakka tersebut.

Keduanya adalah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel HAM Nurdin Halid – Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dan nomor urut 3 Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan).

Nomor urut 1 melalui jalur kekuatan darah kelahiran Bone Nurdin Halid. Sama halnya dengan nomor urut 3, Andi Sudirman Sulaiman yang juga merupakan Putra berdarah Bone.

Meski Pendatang Baru dalam kanca Politik Pilgub Sulsel, Apakah Andi Sudirman Sulaiman mampu menyaingi Nurdin Halid sebagai politisi legend Partai Golkar Nasional, Sulsel terlebih hanya daratan Kabupaten Bone?

Jawabannya, tentu berpotensi bisa. Hal tersebut dipaparkan oleh Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Firdaus Muhammad, Minggu (20/5/2018).

Akademisi Ilmu Politik UIN Alalauddin Makassar ini menilai, dalam isu membangun kekuatan politik di daerah, faktor umur tak bisa dijadikan sebagai indikator kuat menguasai pemilih.

“Faktor kedaerahan memiliki pengaruh dan bukan soal usia tetapi sejauhmana mereka massif turun sosialisasikan identitas sebagai orang Bone,” ungkap Firdaus Muhammad.

Lebih jauh, Firdaus Muhammad juga mengatakan, jika Andi Sudirman Sulaiman juga memiliki kemungkinan menguasai pemilih Pemula di Kabupaten Bone.

Asal, Firdaus menuturkan, Tim Andi Sudirman Sulaiman bersama pasangannya (Prof Andalan) mampu mengemas isu politik yang mudah dijangkau oleh Pemilih Pemula.

“Tergantung kemasan isunya. Sedikit sulit jangkau pemilih pemula Karena butuh pemahaman sesuai kebutuhannya seperti isu millennial atau Politik jaman now,” tutup Firdaus Muhammad.

(pojoksulsel)