Beranda Makassar FT UNM Gelar Workshop E-Learning, WR I Sebut Sistem SYAM-OK Bantu Proses...

FT UNM Gelar Workshop E-Learning, WR I Sebut Sistem SYAM-OK Bantu Proses Perkuliahan

HERALDMAKASSAR.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Workshop E-Learning. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor (WR) I bidang akademik Prof Hasnawi Haris, yang berlangsung di Hotel Mercure, Selasa (24/11/2020).

Pada kegiatan tersebut mengusung tema ‘Implementasi System and Application Management Open Knowledge (SYAM-OK)’ dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

Dekan FT, Prof. Muh Yahya mengatakan kegiatan ini merupakan tahap ketiga kalinya dalam meningkatkan proses kualitas proses pembelajaran.

Sementara dalam arahannya, WR I UNM Prof Hasnawi mengungkapkan agar kehadiran sistem aplikasi SYAM-OK bisa betul-betul dimanfaatkan dalam melakukan proses perkuliahan.

“Kita berharap teman untuk bisa mengunjungi, tentu ini bisa memberikan hasil yang baik dalam merespon pembelajaran daring yang menjadi keniscayaan kita pada hari ini, Kita pastikan bahwa aplikasi ini bisa bermanfaat bagi kita semua,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial, mengatakan bahwa kehadiran SYAM-OK, bukan hanya sekedar respon UNM terhadap pembelajaran daring, akan tetapi menjadi pangkalan data dan sistem yang terkoneksi.

“SYAM-OK ini lahir untuk merespon tidak hanya pembelajaran daring tapi ini salah satu bagian, ada banyak nanti yang akan terkoneksi, termasuk BKD-nya, kenaikan pangkat, dan lain-lain, Memang kedepan tidak bisa lagi ada sistem aplikasi yang kita buat sendiri-sendiri yang tidak terkoneksi dengan SYAM-OK, sehingga alaur data kita satu pintu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada aplikasi yang ada disetiap fakultas yang tidak terkoneksi dengan aplikasi SYAM-OK, sebab dalam pelaporan di PDDikti hanya satu sistem aplikasi resmi yang diakui PDDikti.

“Ketika data itu terkait dengan PDDikti itu harus terkenoksi dengan SYAM-OK, karena pelaporan data itu hanya ada satu sistem yang bisa terlaporkan di Dikti sebagai aplikasi resmi Universitas,” tegasnya.