Beranda Sulsel HUT Ke-15, Sumarsono Juluki Lutim Indonesia Mini

HUT Ke-15, Sumarsono Juluki Lutim Indonesia Mini

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono, hadir pada puncak peringatan HUT ke-15  Kabupaten Luwu Timur (Lutim), di Lapangan Merdeka, Desa Puncak Indah,  Kecamatan Malili, Kamis (3/5/2018).

HUT Lutim kali ini mengusung tema ‘bersinergi dan berkarya dalam keberagaman menuju Luwu Timur terkemuka tahun 2021. Acara ini diawali dengan karnaval budaya perwakilan dari 124 desa dan tiga kelurahan, yang tersebar di sebelas kecamatan di Bumi Batara Guru ini.

Di tempat tersebut, Sumarsono menyatakan kebanggaannya bisa hadir di HUT Lutim. Ia mengagumi keindahan alam Lutim. Terlebih, pada keberagaman suku dan budaya, yang bermukim di Lutim. Sehingga, Sumarsono menjuluki Lutim sebagai Indonesia mini.

“Faktanya di lapangan jauh lebih indah dari yang saya bayangkan sebelumnya,” kata Sumarsono.

Pada kesempatan itu, Sumarsono mengimbau kepada seluruh eleman masyarakat Lutim, untuk merawat dan melestarikan keberagaman suku dan budaya tersebut.

“Prularism tetap dijaga dan saya yakin saudara sekalian kalau orang Luwu dibelah dadanya, maka hanya ada dua warna yaitu merah dan putih, saya yakin kalau kita bicara Indonesia lihatlah di Lutim ini sebagai gambaran sebagai Indonesia mini,” katanya.

Selain itu,  Sumarsono juga menyampaikan pentingnya,  membangun proses demokrasi dengan sebaik-baiknya di Lutim,  baik Pilkada serentak atau Pemilu Presiden.

“Saya mengajak jangan sampai Pilkada atau Pemilu Pilpres, merusak sendi-sendi kebersamaan kita semua itu pesan terkait Pilkada,” sebutnya.

Sumarsono juga meresmikan proyek-proyek Pemkab Luwu Timur  Tahun Anggaran 2017 dengan nilai anggaran fisik Rp382,224,434,102 dengan jumlah 848 kegiatan.

Lutim dibawah Pemerintahan Muhammad Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam terus memacu pembangunan.

Pemerintah daerah Luwu Timur terus memacu sektor pembanguan dengan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Program pembangunan yang diberi label “Menata Kota Membangun Desa” disinkronkan dengan sektor unggulan di bidang Pertanian, Perkebunan, Kesehatan, Pendidikan, Pertambangan dan Infrastruktur.

(rls/muh fadly/pojoksulsel)