Beranda Nasional Jokowi Sebut Ada yang Terusik, Pigai Balik Kritik Soal Dinasti dan Buzzer...

Jokowi Sebut Ada yang Terusik, Pigai Balik Kritik Soal Dinasti dan Buzzer Pemerintah

foto: Facebook Joko Widodo

HERALDMAKASSAR.com – Presiden Joko Widodo lagi-lagi buat manuver. Dalam pidato HUT Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, mantan Gubernur DKI Jakarrta itu terang-terangan menyebut ada pihak terusik.

Meski tidak secara jelas disebutkan, namun kuat duagaan pernyataan Jokowi itu menyinggung soal kegelisan pribadinya yang banyak ditentang terkait majunya Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo.

Aktivis kemanusiaan, Natalius Pigai balik menyindir Jokowi. Tak hanya soal keluarganya yang memilih berpolitik saat sang presiden masih menjabat kepala negara, tudingan ada pihak yang terusik juga disinyalir pada upaya pengekangan demokrasi yang belakangan makin terlihat kentara.

“Besar dimaksud Jokowi mungkin: anak, mantu dan besan jadi calon kepala daerah saat masih berkuasa, media diretas, buzzer dibiayai, rakyat Papua dibantai, bunuh KPK, dan bangun 7 ruas toll di Jawa, 1 sulsel, 3 Sumatera dan lain minus), kian rasis dan berbohong Jokowi,” kritik Natalius Pigai kepada redaksi yang juga diunggah di akun Twitter pribadinya.

Seperti diketahui, belum lama ini publik dihebohkan dengan adanya temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) soal penggunaan anggaran senilai Rp 1,29 triliun untuk aktivitas digital. Khusus untuk jasa influencer, pemerintahan Jokowi sejak periode pertama menjabat telah menggelontorkan uang mencapai Rp 90,4 miliar.

Soal Pilkada 2020 juga tak kalah menarik, di mana keluarga Jokowi ramai-ramai mencalonkan diri. Sebut saja putra sulung presiden, Gibran Rakabuming Raka di Pilwalkot Solo. Kemudian menantunya, Bobby Afif Nasution yang maju di Pilkada Medan.

(HM)