Beranda Sulsel Fraksi NasDem Sulsel Desak Pemprov Percepat Penanganan Covid-19

Fraksi NasDem Sulsel Desak Pemprov Percepat Penanganan Covid-19

HERALDMAKASSAR.com – Pandemi Covid-19 atau Corona kian merebak di  Sulawesi Selatan. Dilansir laman resmi Sulsel Tanggap Covid-19. Data terbaru,  jumlah ODP naik dari 149 orang menjadi 155 orang.

Dari 153 ODP, dalam proses pemantauan 117, sedangkan selesai pemantauan 36 orang. Untuk PDP naik dari 54 orang menjadi 64 orang. Begitu juga pasien positif corona meningkat dari 2 orang menjadi 4 orang. Dimana dua di antaranya sudah meninggal satu positif Corona dan yang satunya meninggal dalam status ODP.

Melihat lonjakan dampak Corona di Sulawesi Selatan yang kian meningkat, Fraksi Nasdem DPRD Sulsel meminta pemerintah provinsi Sulsel agar melakukan percepatan penanganan Virus Corona, seperti melakukan pembangunan ruang Isolasi yang memadai, pengadaan alat kesehatan dan obat obatan.

“Ini sangat mengkhawatirkan, jangan terlambat melakukan penanganan. Pempov Sulsel harus bergerak cepat  membangun ruangan isolasi, jika penderita corona terus bertamban bagaimana nanti penanganannya jika tidak didukung dengan ruang perawatan isolasi, saat ini ruang isolasi masih terbatas,” kata Ketua NasDem Makassar, yang juga anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, Rabu (25/3).

Menurut anggota dewan yang akrab disapa cicu ini, percepatan penanganan  virus korona susuai dengan intruksi presiden Joko Widodo.

Beberapa waktu lalu, Presiden Republik Jokowi memerintahkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memangkas alokasi anggaran yang bukan prioritas dan direalokasikan kepada belanja untuk penanganan Covid-19.

Presiden meminta agar realokasi anggaran, baik pemerintah pusat ataupun daerah difokuskan pada tiga hal, yakni anggaran kesehatan, terutama penanganan dan pengendalian Covid-19, social safety net (jaring pengaman sosial), seperti bantuan sosial untuk menangulangi dampak covid-19 ke perekonomian, serta insentif ekonomi bagi pelaku usaha termasuk UMKM agar tetap bisa melakukan produksi.

“Anggaran kan sesuai instruksi presiden sudah bisa digeser sesuai kebutuhan. Percepatmi pembangunannya. Persiapan itu Rumah Sakit sayang bunda yang ditunjuk sebagai salah satu rujukan covid 19, harus dibangun ruang Isolasi,” harap Cicu. (*)