Beranda Makassar Dewan Minta Pemkot Makassar Sediakan 2 Juta Masker untuk Warga

Dewan Minta Pemkot Makassar Sediakan 2 Juta Masker untuk Warga

Anggota DPRD Makassar, Azwar

HERALDMAKASSAR.com – Pemerintah Kota Makassar semakin memasifkan upaya peladaian penyebaran Covid-19. Selain pembatasan pergerakan antar wilayah, Pemkot Makassar juga berencana melakukan random rapid test kepada warga yang masih membandel tidak mengenakan masker di ruang publik.

Hal itu merupakan salah satu sanksi yang terdapat dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) No 36 Tahun 2020 percepatan penanganan Covid-19 di Makassar. Selain rapid test di tempat, masyarakat yang melanggar juga akan diberi sanksi sosial.

Anggota DPRD Kota Makassar Azwar merespons rencana kebijakan tersebut. Ia mengusulkan, sebelum melakukan random rapid test kepada warga yang tidak menggunakan masker, seharusnya pemkot menyediakan masker gratis kepada masyarakat.

“Saya minta pemerintah kota buat pengadaan masker untuk digratiskan ke warga. Apalagi anggaran yang dimiliki cukup besar. Sejak jauh-jauh hari tiga bulan lalu saya selalu mengatakan adakan masker kain gratis secara massal untuk warga,” kata Azwar, Kamis (9/7/2020).

Ia meminta untuk di kota Makassar memproduksi sebanyak 2 juta masker kain. Pemkot bisa memberdayakan para penjahit untuk memproduksi APD tersebut.

“Pemkot bisa berdayakan penjahit lokal Makassar. Ini juga bisa menggerakkan ekonomi. Saya usul mesti Makassar cetak 2 juta masker kain, itu hanya butuh dana kurang dari Rp 10 M karena perlembar masker kain dipasaran cuma Rp 5 ribu. Lalu masker itu digratiskan pada warga kota Makassar,” tegasnya.

Adalah kewajiban pemerintah kota menyiapkan APD tersebut, agar tidak menimbulkan persebaran virus yang lebih besar lagi.

“Jangan kerja serampangan, apalagi membuat aturan bagi yang kedapatan tidak memakai masker langsung rapid test. Lucu juga kebijakannya. Buatlah kerja sistematis, kebijakan strategis yang tidak menyulitkan masyarakat,” tandasnya.

Politisi PKS itu menegaskan, dengan adanya Perwali yang mewajibkan pemakaian masker harus didahulukan dengan penyediaan masker gratis secara massal. WHO juga meminta untuk memakai masker.

“Hanya ini yang bisa kita lakukan untuk mencegah penularan covid selain protokol kesehatan lainnya seperti physical distance, cuci tangan dan perkuat imun tubuh,” pungkasnya.