MAKASSAR – Dapur keluarga menjadi salah satu ruang penting dalam upaya mencegah stunting. Melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), kader di Kampung KB Ende, Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo, mengajak masyarakat memahami bahwa pemenuhan gizi dapat dimulai dari bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan diolah.
Kegiatan tersebut diisi dengan demo memasak makanan bergizi oleh kader DASHAT kepada 10 keluarga risiko stunting (KRS), yang terdiri dari ibu hamil dan ibu yang memiliki balita. Masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang untuk mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa DASHAT tidak hanya bertujuan mengajarkan cara memasak, tetapi juga membangun kesadaran keluarga mengenai pentingnya pola makan sehat.
“DASHAT menjadi sarana edukasi bagi keluarga agar memahami bagaimana memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan anak dengan makanan yang sehat, bergizi, seimbang, dan mudah dibuat,” jelas Andi Irwan.
Menurutnya, ibu hamil membutuhkan perhatian khusus terhadap asupan gizi karena kesehatan ibu dan pemenuhan nutrisi selama kehamilan berperan dalam mendukung pertumbuhan janin secara optimal.
Sementara bagi balita, makanan bergizi dan seimbang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta membangun fondasi kesehatan sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, keluarga diperkenalkan dengan berbagai bahan pangan lokal yang dapat menjadi sumber gizi, antara lain ikan, telur, ayam sebagai sumber protein, sayur dan buah segar, serta nasi dan berbagai jenis umbi-umbian sebagai sumber karbohidrat.
“Bahan pangan lokal sebenarnya banyak tersedia di sekitar kita. Tinggal bagaimana pengetahuan keluarga ditingkatkan agar bahan-bahan tersebut dapat diolah menjadi menu yang bergizi dan sesuai kebutuhan ibu serta anak,” ujar Andi Irwan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kader DASHAT yang aktif mengedukasi masyarakat di Kampung KB Ende. Menurutnya, kader memiliki peran penting sebagai penggerak di tingkat keluarga dan lingkungan dalam membangun kesadaran tentang gizi serta pencegahan stunting.
Melalui kegiatan tersebut, DPPKB Kota Makassar berharap keluarga semakin memahami pentingnya pola makan sehat dan mampu menerapkannya secara konsisten di rumah.
“Ketika keluarga sadar akan pentingnya gizi, maka kita sedang membangun fondasi generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berkualitas,” pungkas Andi Irwan.












