Beranda Makassar Pelantikan KNPI Wajo Mendadak Dibatalkan Ketua Terpilih Ungkap Dugaan Permainan Elite

Pelantikan KNPI Wajo Mendadak Dibatalkan Ketua Terpilih Ungkap Dugaan Permainan Elite

HERALD, MAKASSAR – Hari yang seharusnya menjadi momentum bersejarah bagi pemuda Kecamatan Wajo, Kota Makassar, berubah menjadi kekecewaan mendalam. Pelantikan Pengurus PK KNPI Kecamatan Wajo yang telah dijadwalkan berlangsung hari ini mendadak ditunda secara sepihak oleh DPD KNPI Kota Makassar, Senin (15/06/2026) Malam.

Penundaan tersebut hanya disampaikan melalui sambungan telepon dan pesan singkat pada malam sebelum acara berlangsung. Tidak ada surat resmi, tidak ada penjelasan tertulis, dan tidak ada kepastian mengenai alasan penundaan tersebut.

Keputusan itu memicu tanda tanya besar di kalangan pemuda dan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang selama ini terlibat dalam proses pembentukan kepengurusan KNPI Kecamatan Wajo.

Ketua Terpilih PK KNPI Kecamatan Wajo, Muhammad Aldy Hidayat, mengaku kecewa dan mempertanyakan sikap DPD KNPI Kota Makassar yang dinilai mengabaikan proses demokrasi yang telah berjalan.

“Undangan sudah tersebar ke seluruh wilayah Kecamatan Wajo. Camat siap hadir, tokoh masyarakat sudah menjadwalkan kehadirannya, seluruh elemen pemuda dan OKP telah bersatu menyukseskan kegiatan ini. Namun semua itu seolah tidak berarti karena adanya keputusan sepihak yang kami terima hanya beberapa jam sebelum pelaksanaan,” ujar Aldy.

Lebih lanjut, Aldy mengungkapkan adanya dugaan kesepakatan yang dilakukan oleh sejumlah oknum petinggi DPD KNPI Kota Makassar jauh sebelum pelaksanaan musyawarah pemuda kecamatan.

“Saya maju karena keyakinan sendiri, didampingi mentor dan sahabat-sahabat perjuangan. Saya tidak pernah tahu-menahu soal kepentingan tertentu. Namun setelah terpilih dan mendapat dukungan penuh dari OKP, saya justru mengetahui adanya komitmen diam-diam yang diduga telah dibuat jauh hari sebelumnya, bahkan sampai mengatur siapa yang harus menduduki posisi Sekretaris. Anehnya, saya sebagai ketua terpilih tidak pernah diajak bicara ataupun dilibatkan,” tegasnya.

Menurut Aldy, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait independensi dan transparansi organisasi kepemudaan yang selama ini diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda.

Ia menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati organisasi dan seluruh proses yang telah berlangsung. Namun, ia berharap DPD KNPI Kota Makassar dapat memberikan penjelasan terbuka kepada seluruh pemuda Kecamatan Wajo terkait alasan penundaan pelantikan tersebut.

“Kami hanya meminta kejelasan. Jangan sampai semangat persatuan pemuda yang sudah dibangun dengan susah payah justru dirusak oleh kepentingan segelintir orang. Pemuda berhak mendapatkan kepastian dan penghormatan terhadap hasil demokrasi yang telah mereka jalankan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari DPD KNPI Kota Makassar terkait alasan penundaan pelantikan Pengurus PK KNPI Kecamatan Wajo.