MAKASSAR — Stunting bukan hanya soal angka, tapi tentang masa depan anak-anak Makassar. Memahami pentingnya hal itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kota Makassar melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk menyatukan visi dan strategi.
Pertemuan yang berlangsung di kantor Dinas Kesehatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas PP dan KB bersama seluruh kepala bidang, perwakilan UPT KB, serta para penyuluh KB. Mereka duduk satu meja dengan jajaran Dinas Kesehatan untuk membedah tantangan nyata di lapangan, dari persoalan teknis hingga pengelolaan anggaran.
“Kami percaya bahwa kolaborasi ini bukan hanya soal kerja sama dinas, tapi soal menyelamatkan generasi masa depan Makassar,” ujar Kepala Dinas PP dan KB Makassar, Drs. Andi Irwan Bangsawan, M.Si.
Pertemuan ini bukan sekadar diskusi, tetapi menjadi ruang bertukar pengalaman dan membuka kemungkinan kerja bersama yang lebih konkret. Dinas PP dan KB membawa suara dari lapangan — dari penyuluh hingga keluarga — sementara Dinas Kesehatan hadir dengan intervensi medis dan program preventif.
Langkah ini menjadi cerminan bahwa penanganan stunting tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi lintas sektor yang kuat, terarah, dan penuh komitmen. Karena di balik setiap data stunting, ada anak yang menunggu hak tumbuh kembangnya dipenuhi.












