Beranda Headline News Sesaat Setelah Ditangkap, Nurdin Abdullah Telepon Elite PDIP, Klaim Dirinya Tak...

Sesaat Setelah Ditangkap, Nurdin Abdullah Telepon Elite PDIP, Klaim Dirinya Tak Tahu Menahu

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

HERALDMAKASSAR –  Penangkapan Gubernur Sulsel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejutkan semua pihak. Tak terkecuali Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan Andi Ridwan Wittiri.

Kabar penangkapan itu, diketahui Andi Ridwan secara langsung dari Nurdin Abdullah. Ia mengaku ditelpon sesaat setelah rombongan KPK berada di rujab gubernur.

“Dan menegaskan demi tanggung jawab pada Tuhan dan masyarakat, dunia dan akhirat, Prof Nurdin sama sekali tidak tahu menahu atas kejadian yang menimpanya,” ujar Ridwan.

Ridwan pun mengaku sangat terkejut dengan peristiwa penangkapan Nurdin Abdullah. Ia mengaku hampir tak percaya lantaran Nurdin selama ini dikenal sebagai muslim yang saleh.

“Dalam penilaian saya, Prof Nurdin Abdullah itu sosok yang baik, dekat dengan petani, dan sosok Muslim yang saleh,” kata dia.

Meski begitu, Ridwan mengatakan PDIP menghormati proses hukum yang berjalan. Ia juga berharap hukum benar-benar ditegakkan dengan adil dan jauh dari pertarungan politik tak sehat. Ridwan tak menjelaskan apa yang dia maksudkan, tetapi menyatakan pihaknya mendukung sepenuhnya misi KPK dalam pemberantasan korupsi.

Juru bicara Nurdin, Veronica Moniaga, juga membantah informasi yang beredar di media bahwa bosnya terkena operasi tangkap tangan. Veronica mengatakan Nurdin bersedia dibawa petugas KPK karena akan menjadi saksi.

Istri Nurdin, Liestiaty, disebut sudah menyampaikan kabar keberangkatan suaminya ke Jakarta bersama petugas KPK lewat pesan singkat, termasuk ke sejumlah awak media.

Dalam pesan itu, Lies menjelaskan bahwa Nurdin dibawa ke Jakarta karena ada staf sang suami yang diduga menerima dana suap.

“Ass. Sahabat PKK yang saya sayangi. Do’akan bapak yaaaa. Tadi pagi bapak didatangi KPK secara mendadak berkenaan dg ada Staff bapak yg menerima dana. Bapak akan dimintai keterangan. Semoga Allah S.W.T memudahkan semuanya. Insyaa Allah,” tulis Liestiaty di dalam pesannya.

KPK sebelumnya melakukan penangkapan terhadap Nurdin Abdullah dan sejumlah orang di Sulawesi Selatan pada Jumat tengah malam, 26 Februari 2021.

“Benar, Jumat (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi,” kata Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 27 Februari 2021.

(HM)