Beranda Makassar Puluhan Dokter dan Pegawai BKMM Demo Tolak Dileburkan ke RS Tajuddin Chalid

Puluhan Dokter dan Pegawai BKMM Demo Tolak Dileburkan ke RS Tajuddin Chalid

HERALDMAKASSAR.com – Sejumlah pegawai dan dokter Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Makassar menggelar aksi unjuk rasa, di halaman Kantor BKMM Makassar, Jalan Banta-bantaeng, Senin 11 November.

Mereka kompak menolak beberapa klausal dalam permenkes No 60 tahun 2019 tentang struktur organisasi dan tata kelola peleburan BKMM ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tajuddin Chalid Makassar.

Bahkan, mereka juga menolak pengelolan keuangan, pegawai, perlengkapan, dan dokumen yang dilaksanakan oleh Balai Kesehatan Mata Makassar dialihkan ke RS Tajuddin Chalid.

Dokter Spesialis Mata di BKMM Makassar, dr. Andi Sengngeng Relle mengatakan penutupan BKMM Makassar adalah Wujud diskriminasi dalam pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat Indonesia timur.

“Kami berharap informasi ini bisa sampai ke bapak Presiden Joko Widodo, kami tidak meminta banyak kami hanya ini agar BKMM ini ditelaah kembali. Kenapa kami harus dilebur ke RS Tajudin sedangkan ada dua BKMM di Indonesia yang pusat satunya malah diarahkan untuk jadi rumah sakit tapi malah dihilangkan,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut kontra produktif dengan Rencana strategi Nasional penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan, yang mana dalam renstranas disebutkan bahwa upaya percepatan penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan dikembangkan melalui BKMM.

“Jadi mulai hari ini kami di BKMM akan tidak melakukan pelayanan sampai ada solusi yang tepat dari departemen kesehatan kemenkes agar kami tidak dialihkan ke rumah sakit Tajuddin,” kata dia.