Beranda Headline News Pemprov Sulsel Jejaki Kerjasama dengan Australia

Pemprov Sulsel Jejaki Kerjasama dengan Australia

HERALDMAKASSAR.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menjejaki kerjasama dengan pemerintah Australia untuk pendidikan, pertanian dan pariwisata.

Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel, Ashari Faksirie Radjamilo menerima langsung tujuan kerjasama antara Pemprov Sulsel dengan Australia. Dari pemerintah Australia diwakili Owner Manager Networking Australia (Ausindho), Sri Nurmaal Toht.

Ashari mengaku, kerjasama antara kedua negara ini sangat diinginkan oleh Gubernur Sulsel H.M Nurdin Abdullah, apalagi dalam hal melakukan ekspor hasil pertanian yang dimiliki daerah dibawa naungan Pemprov Sulsel.

“Kerjasama memang keinginan dari pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur kita,” ungkap Ashari pada saat memimpin rapat, di ruangan rapat Sekda Pemprov Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (25/2).

Terpisah, Owner Manager Networking Australia (Ausindho), Sri Nurmaal Toht menjelaskan, ada dua kota madya dan 10 kabupaten se-Sulsel sudah menyampaikan semua apa yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah Australia.

“Insyaallah Australia sangat dibutuhkan Pisang, Gula Merah, Markisah dan komuditi-komuditi apa yang sangat berpotensi yang bisa dibawa ke Australia,” katanya.

12 kabupaten kota tersebut akan memberikan informasi mengenai apa saja komuditas yang bisa di ekspor Sulsel ke Australia, dan mengenai secara detail berapa yang akan di ekspor akan dikemukakan pada forum bisnis antara Pemprov Sulsel dengan Australia.

“Mudah-mudahan pemerintah Australia juga bisa menyikapi itu dan disambut dengan baik, sehingga ada kerjasama yang bisa dan harus diselesaikan. Bukan hanya kunjungan saja kesana, pada 27 April sampai 2 Mei, bukan kunjungan untuk jalan-jalan, disana ada misi dagang antara dua negara ini dalam skop kecil Sulsel dan Australia Barat,” jelasnya.

Sedangkan untuk limit kerjasama tersebut belum bisa ditentukan saat ini, karena masih akan dipertemukan juga secara langsung antara perwakilan Pemprov Sulsel, Pemda kabupaten kota se-Sulsel dengan pemerintah Australia.

“Nanti dalam pertemuan bisnis ini kita akan menghasilkan kesepakatan, kira-kira Sulsel mampunya berapa komuditas, Australia maunya berapa, itu timbal balik. Intinya adalah kerjasama sama-sama menyenangkan jadi tidak menguntungkan satu pihak, pasti diuntungkan sama-sama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain produk pertanian, kerjasama tersebut akan mengikutkan juga sektor lain, yakni sektor pendidikan dan sektor pariwisata. (*)